Langsung ke konten utama

Tutorial Membangun Website Menggunakan Laravel

Laravel merupakan framework PHP yang dirilis dibawah lisensi MIT, dibangun dengan konsep MVC (Model View Controller). Laravel dirancang untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak dengan mengurangi biaya pengembangan awal dan biaya pemeliharaan dengan menyediakan sintaks yang ekspresif, jelas dan menghemat waktu. Beberapa fitur yang terdapat di laravel antara lain :
  • Bundles, yaitu fitur dengan sistem pengemasan modular dan tersedia beragam di aplikasi.
  • Eloquent ORM, yang bertugas menangani objek database dengan pola active record
  • Application Logic, bagian dari controller dan route
  • Reverse Routing, mendefinisikan hubungan antara link dan route
  • Restfull Controllers, memisahkan logika dalam melayani HTTP GET dan POST
  • Class Auto Loading, memanggil otomatis untuk class PHP
  • View Composer
  • IoC Container,
  • Migration
  • Unit Testing
  • Automatic Pagination
  • Blade
  • dan masih banyak lainnya

Persiapan

Sebelum membahas tentang membangun website menggunakan  framework laravel, terlebih dahulu persiapkan kebutuhannya, antara lain :
  • Install Webserver (XAMPP, WAMP, LAMP, etc)
Laravel mendukung web server Apache dan Nginx. Dalam tutorial ini saya menggunakan apache. Oh iya, untuk Laravel ini pastikan anda menggunakan PHP versi 5.6.4 atau yang lebih baru dan mengaktifkan OpenSSL, PDO, Mbstring, dan Tokenizer. Database yang didukung mulai dari SQLLite, MySQL, SQL Server hingga PostgreSQL.
Untuk meringkas tulisan, saya asumsikan anda sudah mengerti mengenai hal ini, yaitu bagaimana cara instalasi dan penggunaanya. Bila belum paham silahkan mampir ke google untuk bertanya-tanya.
  • Install Composer
Saya pernah membahas bagaimana cara menginstall dan menggunakan composer sebelumnya, silahkan baca disini.
  • Install Laravel
Kita akan menginstall laravel menggunakan composer. Silahkan ketik perintah berikut di terminal anda
tunggu hingga laravel berhasil di install, akan muncul tampilan seperti ini
jika anda lihat didalam folder mylaravel, maka struktur folder yang dihasilkan kurang lebih seperti ini

Konfigurasi

Setelah menyelesaikan tahap instalasi laravel, pastikan folderstorage dan bootstrap/cache dapat diakses web server. Jika menggunakan unix silahkan ketik perintah berikut
Untuk konfigurasi database akan dibahas di artikel selanjutnya.

Testing

Saatnya memastikan apakah website laravel yang kita buat tadi berhasil. Laravel memiliki builtin web server, untuk lebih jelasnya silahkan ketik perintah berikut
Silahkan kunjungi http://localhost:8000 (versi builtin server) atauhttp://localhost/mylaravel (versi web server default yang diinstall sebelumnya). Jika mengikuti tutorial membangun aplikasi web menggunakan framework laravel ini dengan benar, maka hasilnya akan tampil sebagai berikut
tampilan default hasil instalasi laravel
tampilan default hasil instalasi laravel

Oke, artikel ini saya cukupkan sampai disini. Untuk lebih lanjut mengenai template, database dan sebagainya akan dipost bertahap pada artikel berikutnya. 
struktur folder laravel
struktur folder laravel
Kita dapat mengetahui versi Laravel yang kita gunakan dengan perintah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Nilai Hambatan Resistor 4, 5, dan 6 Warna

kali ini saya akan menjelaskan tentang cara menghitung nilai resistor. Nilai hambatan atau resistansi yang terdapat pada resistor ditentukan oleh kode warna yang ada dan terlihat pada badan (body) resistor. Kode warna yang tampak biasa disebut dengan sebutan gelang warna. Gelang warna pada resistor yang beredar dipasaran biasanya ada empat (4) atau lima (5) warna. Akan tetapi, pada jenis atau tipe resistor tertentu, ada yang memiliki 6 gelang warna. Kode warna resistor yang saat ini kita gunakan sudah dikembangkan semenjak tahun 1957 dan akhirnya aturan tentang penggunaan resistor ditetapkan didalam standar EIA-RS-279. Singkatan dari EIA adalah  Electronic Industries Alliance  atau dalam bahasa indonesia disebut dengan Aliansi Industri Elektronika yakni sebuah organisasi atau perkumpulan yang didirikan oleh  Radio Manufacturers Associaton  (RMA). Menurut standar EIA-RS-279, kode warna yang ada pada resistor dibagi kedalam tiga (3) jenis yakni : Resistor dengan kode...

PANDUAN CARA MENGINSTAL WINDOWS 10 LENGKAP DENGAN GAMBAR

Tutorial yang akan saya bagikan kali ini mengenai cara menginstal  (ulang) windows 10.Seperti yang anda ketahui bahwa windows 10, Sistem operasi besultan Microsoft ini mengundang perhatian khusus bagi pengguna komputer. Banyak dari mereka yang melakukan upgrade dari sistem operasi lama mereka ke windows 10. Hal tersebut wajar-wajar saja, mengingat interface dari windows 10 ini sangatlah elegan dan keren. Tampilan windows 10 ini merupakan perpaduan windows 7 dan windows 8. perluanda tahu juga, cara menginstallnya pun hampir mirip dengan cara menginstall windows 8.Saran saya,baca baik-baik tutorial nya sampai habis biar nantinya tidak ada masalahketika proses instalasi windows 10 nya. Sebelum menginstal sistem operasi windows 10,ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan,diantaranya  sebagai berikut : Siapkan DVD installerwindows 10 nya terlebih dahulu ya,karena tutorial kali ini menggunakan DVD untuk media instalasinya. Agar booting pertama kali dari DVD, silahan ...

MEMBACK-UP DAN MERESTORE SOFTWARE

1.    Kegiatan Belajar 1. Penjelasan Prosedur Backup Software            Media penyimpan  adalah bagian komputer yang mempunyai kerja sebagai penyimpan software dan program. Merupakan salah satu periferal yang digunakan untuk melakukan backup software. Mempunyai satuan terkecil yaitu bit. Media penyimpan dapat dikategorikan dalam dua jenis, yaitu:   1.       Memori Internal           Memori jenis ini dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Dalam mengimplementasikan sistem memori terdapat tiga hal penting yaitu: a) Semakin kecil waktu akses, semakin besar harga per bit b) Semakin besar kapasitas, semakin kecil harga per bit c) Semakin besar kapasitas, semakin besar waktu akses. 2.       Memori Eksternal           Memori jenis ini dapat diakses ...